Peduli Kolaka. Hanya membutuhkan waktu satu setengah jam dari pusat kota kolaka menuju kecamatan polinggona menggunakan kendaraan roda empat dengan kecepatan rata-rata sekita 60-70 Km/jam.


Selepas dari jalan poros propinsi yang beraspal, maka anda akan disambut dengan jalan yang berlobang dan di penuhi dengan genangan air sehingga untuk melewati jalan tersebut harus dalam keadaan pelan dan membutuhkan kehati-hatian.

Disamping kiri dan kanan jalan terlihat rumah penduduk yang mayoritas terbuat dari bahan kayu dan areal persawahan yang membentang luas, dan  nampak warga yang sementara menggarap sawahnya untuk memulai musim tanam kali ini.

Sesekali kami harus berhenti untuk memberikan kesempatan bagi pengendara motor yang terkadang harus mengambil tepi jalan yang masih dapat dilalui  dan terkadang juga mereka harus masuk ke jalan berlumpur.

Salah seorang warga yang kami temui menuturkan bahwa jalan tersebut rusak karena luapan air dari sungai saat musim hujan tiba.

"kalau musim hujan pak, air naik sampai ke jalan dan biasa sampai menutup jalan, kadang juga tidak hujan disini tapi kalau hujan di bagian kelapa sawit, banjir juga pak"

Ia juga menambahkan bahwa sejak jalan tersebut rusak parah aktifitas masuk dan keluar dari polinggona menjadi terhambat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama